''Critoku, Lamunanku, Sak uni-unine''

Ayo kita tuangkan kreatifitas kita kedalam karya SASTRA maupun BAHASA tanpa melupakan BUDAYA

Kamis, 14 April 2016

Lolos

Diposting oleh Supriyadi

Setelah motor dipanasin saat menarik gas untuk jalan-jalan. Siang itu suhunya lagi tinggi tapi kesukaan mengendarai motor membuatku bahagia. Sekilas tentang motorku yaitu cat sesuai seleraiku full assesories dan gaul banget. Sialnya waktu lewat jalan besar polisi melirik dan mengejarku. Berhubung kecepatan motorku dengan dia masih kencengan dia ya udah harus oling ngiwo alias menepi. Setelah ditanya sim stnk lalu pak polisi menjelaskan kesalahanku. Motorku sudah banyak melanggar peraturan karena tidak standar. Masuklah aku ke pos polisi untuk ditilang. Sangat sigap aku menelpon bapak dan ku serahkan telepon itu ke polisi. Ku lihat polisi itu mangguk mangguk. Dan herannya aku tidak jadi ditilang. Temanku kaget dan tanya ke aku apakah ayahku polisi. Aku dengan santai menjawab tidak, ayahku tukang parkir. Temanku kaget masa tukang parkir bisa menyakinkan polisi lalu lintas dan aku bisa dilepaskan begitu saja. Aku pun juga tidak tahu apa yang dikatakan bapak.

0 komentar:

Posting Komentar

Berkaryalah dengan jujur