''Critoku, Lamunanku, Sak uni-unine''

Ayo kita tuangkan kreatifitas kita kedalam karya SASTRA maupun BAHASA tanpa melupakan BUDAYA

Rabu, 20 Mei 2015

janji sejati

Diposting oleh Supriyadi

Sore itu kakakku dan teman sedang asyik mengendarai mobil. Ada kendaraan didepan yang menerkam anak kecil dan jatuhlah anak tersebut. Seketika itulah kendaraan melarikan diri agar tidak bertanggungjawab atas kecelakaan itu. Sialnya ketika itu mobil yang dikendarai kakakku pas didepan korban. Dengan sigap keluarga menuduh kakakku sebagai tersangka yang menabrak bocah itu.
Polisipun datang dengan memeriksa saksi saksi agar laporan kecelakaan dapat dibuat. Ada polisi yang membantu menyelesaikan masalah dengan kekeluargaan. Akhirnya uang 2jt untuk biaya penyembuhan dan dikeluarkan orang tuaku agar cepat selesai masalah.
Setelah itu saksi mengakui bahwa perbuatannya salah dengan membuat pengakuan palsu. Mereke berdalih apabila tidak ada penabrak maka jasa raharja selaku asuranso kecelakaan jalan raya uangnya tidak bisa cair. Marah dan lucu kami melihatnya menuduh orang lain demi uang untuk pengobatan walaupun ada baiknya apabila jujur bingung biaya pengobatannya.
Kami berupaya ikhlas karena semua itu hanya titipan termasuk didalamnya harta. Dan setelah beberapa hari bapakku diminta oleh perusahaan plastik yang besar didaerah kami untuk memberikan doa dalam rangka hut perusahaan tersebut. Tanpa disangka perusahaan tersebut memberikan bingkisan kamera digital seharga 3 juta lebih dan ibuku mendapatkan doorprize rice cooker yang bagus kalau diuangkan sekitar 600 ribu.
Disitulah kami takjub atas Maha Besar dan Maha Dermawan Allah SWT. Uang yang dikeluarkan 2jt Allah mengganti hampir 4jt dengan seketika. Dan Allah Maha Menyayangi hamba hambanya.
  

Read More..

Selasa, 05 Mei 2015

Ketikan pikiran

Diposting oleh Supriyadi

bekerja mencukupi kebutuhan
berkarya menghasilkan seni
menulis menjadi wacana
berhias mendapatkan keindahan
                   dihianati menciptakan kelapangan hati
                   hancur mengingatkan kekokohan
                   tersandra meluaskan kemerdekaan
                   terbakar mewarnai keaslian

Read More..

Berkatalah dengan diam

Diposting oleh Supriyadi

berkata kalau benar
berkata kalau baik
berkata kalau indah

semua terbantah ketika baik dilihat berbagai prospektif
jadi gak ada yang salah hanya yang berkata siapa, seberapa kuat alasannya dan pertimbangan
salah juga diam kalau mempunyai pendapat lalu sanggah. Ketika terpojok tidak bisa bicara lebih enak diam dan menikmatinya. Instropeksi dan membuka hati akan melapangkan dada kita.

Read More..