Sering lihat ditv, mendengar diradio membaca dikoran sukses itu mempunyai perusahaan, mobil, rumah mewah entah diusia muda maupun tua. Apalagi sukses diusia muda lebih keren lagi, belum ada tanggung jawab ke anak istri udah sukses kaya raya. Itu termasuk impianku dan khayalanku selama ini.
Sangat berwibawa ketika orang sukses berjalan dimana banyak orang kagum dan segan walapun tidak tahu apakah itu sukses yang benar atau tidak. Ada yang berkata bos selalu benar dan apabila salah kembali ke bos selalu benar. Lucu memang takdir manusia tidak sempurna dan manusia tempat salah terbantahkan. Demi mengejar kesuksesan rela mengorbankan apa saja dan siapa saja. Teman apabila terpaksa bisa dijatuhkan, lawan yang sedang sejalan menjadi teman. Semua mudah dibolak-balikkan demi mengejar sukses. Menjilatpun kalau perlu dilakukan hanya demi kertas yang bernama uang.
Setelah mati-matian, kerja keras siang malam mungkin sukses dapat dipegang. Berkelimang harta, bisa membeli apapun yang dimau. Mulailah kebingungan masuk kedalam hati. Membeli mobil yang inginkan sudah tapi kebahagiaan belum diterima. Dan terus menuruti nafsu tapi hasrat didalam hati tidak terpenuhi.
Mulai bingung dengan kata sukses. Yang dilihat manis ternyata hanya hambar. Ceria tak didapat hanya kebingungan menghantui. Mencoba berpikir kembali tentang sukses yang sesungguhnya, mulai membuka hati dan pikiran. Terbukalah satu persatu pikiran yang salah. Ternyata sukses itu bermanfaat, bermanfaat untuk sesama manusia serta makhluk Tuhan yang lain. Sukses yang menjurus ke harta hanya membuat kita menjadi budak materi. Setelah susah payah akan ditinggal harta dengan cepat. Semua bisa sukses dan mudah mencari orang sukses yaitu orang yang kedatangannya membuat aman sekeliling, martabat terjunjung.
Sangat berwibawa ketika orang sukses berjalan dimana banyak orang kagum dan segan walapun tidak tahu apakah itu sukses yang benar atau tidak. Ada yang berkata bos selalu benar dan apabila salah kembali ke bos selalu benar. Lucu memang takdir manusia tidak sempurna dan manusia tempat salah terbantahkan. Demi mengejar kesuksesan rela mengorbankan apa saja dan siapa saja. Teman apabila terpaksa bisa dijatuhkan, lawan yang sedang sejalan menjadi teman. Semua mudah dibolak-balikkan demi mengejar sukses. Menjilatpun kalau perlu dilakukan hanya demi kertas yang bernama uang.
Setelah mati-matian, kerja keras siang malam mungkin sukses dapat dipegang. Berkelimang harta, bisa membeli apapun yang dimau. Mulailah kebingungan masuk kedalam hati. Membeli mobil yang inginkan sudah tapi kebahagiaan belum diterima. Dan terus menuruti nafsu tapi hasrat didalam hati tidak terpenuhi.
Mulai bingung dengan kata sukses. Yang dilihat manis ternyata hanya hambar. Ceria tak didapat hanya kebingungan menghantui. Mencoba berpikir kembali tentang sukses yang sesungguhnya, mulai membuka hati dan pikiran. Terbukalah satu persatu pikiran yang salah. Ternyata sukses itu bermanfaat, bermanfaat untuk sesama manusia serta makhluk Tuhan yang lain. Sukses yang menjurus ke harta hanya membuat kita menjadi budak materi. Setelah susah payah akan ditinggal harta dengan cepat. Semua bisa sukses dan mudah mencari orang sukses yaitu orang yang kedatangannya membuat aman sekeliling, martabat terjunjung.

0 komentar:
Posting Komentar
Berkaryalah dengan jujur